CERDAS MENYIKAPI PROVOKASI VIA MEDIA SOSIAL

Tak dapat dipungkiri saat ini perkembangan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat, salah satunya yakni perkembangan teknologi dalam bidang telekomunikasi. Kebutuhan tentang teknologi tersebut seakan telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat di zaman ini. Sebut saja telepon selular yang didalamnya sebagian besar sudah berisi aplikasi canggih penunjang yang lazim disebut dengan “Smart Phone”. Yang mana telepon selular saat ini digunakan tidak hanya sebagai alat untuk bertelepon atau berkirim sms semata, tetapi sudah merupakan alat penunjang kebutuhan informasi, pekerjaan dan banyak lagi manfaat positif yang didapat. Selain hal positif tersebut, tentu tidak sedikit hal negatif yang diciptakan oleh segelintir orang yang kurang bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi yang ada sekarang. Salah satunya yaitu provokasi dengan memanfaatkan media sosial yang dilakukan provokator untuk menjalankan misi mereka.

Media sosial yang kita kenal seperti Facebook, Twitter ataupun media messenger seperti Yahoo Messenger, Google Talk, BBM (BlackBerry Messenger) dan lain sebagainya. Melalui media sosial Facebook misalnya, banyak akun tidak jelas yang sengaja dibuat dengan menyertakan upload foto dan video yang bersifat SARA yang dapat menimbulkan kebencian serta perpecahan diantara masyarakat.

Adapun melalui media Messenger, BBM  merupakan salah satu contoh yang sering dijadikan sebagai media provokasi. Sering kita dengar adanya Broadcast Message berbau SARA yang sengaja disebarkan oleh orang orang yang kurang bertanggung jawab untuk menciptakan ketidakharmonisan didalam masyarakat. Yang pada akhirnya jika pesan itu tidak disikapi dengan cerdas dan bijaksana tentunya akan menimbulkan gejolak sosial yang sangat merugikan bagi masyarakat, baik kerugian materil maupun spirituil terlebih pada tekanan psikis.

Tentunya sebagai masyarakat kita dituntut untuk lebih cerdas dan bijaksana dalam menyikapi penomena provokasi melalui media sosial tersebut. Sebelum terlanjur terjerat dalam rantai para provokator, kita harus benar benar tahu kebenaran sumber dari apa yang kita terima. Jangan sekali sekali kita langsung masukkan kedalam otak dan pikiran kita tanpa menyaring terlebih dahulu informasi yang tidak jelas sumbernya tersebut.

Dengan begitu maka diharapkan akan terbentuknya masyarakat yang cerdas dan kritis terhadap informasi.  Dan tentunya lagi berharap kedamaian akan selalu tercipta dalam masyarakat tanpa adanya perpecahan.

 

“ DAMAILAH TERUS INDONESIAKU..DAMAILAH TERUS BUMIKU..!!!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s